header

Kunjungan (Story Telling) dari TK Khoirul Ummah Kec.Cisaat 2 April 2026 jumlah 40 siswa dan 4 guru

Penulis: Administrator
Tanggal : 09 April 2026

LAPORAN KEGIATAN KUNJUNGAN

STORY TELLING

 

Tanggal           
:  2 April  2026

Peserta           
:  TK Khoirul Ummah Kec.Cisaat

Tema               :  
Mengenal sayuran

Judul cerita 
   : 
“Bussu putri berhati emas”

Pesan moral   
Jangan suka meremehkan
orang yang kelihatan lebih lemah  dari
kita &

                              Jangan suka
menyombongkan kelebihan kita”

Alat Peraga     :  TV Smart, sound, mike, buku cerita, alat
peraga dan boneka.

 

A.    
Pembukaan

     
Assalamualaikum wr,wb, Alhamdulillah, adik-adik semua….
Jumpa disini dengan kami tim story telling yaitu: Kak
Yani, Kak Is, Kak Ros dan kak Dede

       Apa kabar semuanya ?.... Kami semua
sangat senang bertemu dengan adik-adik
.Hari ini kami dari perpustakaan akan melakukan kegiatan story telling
(Bercerita) pada adik-adik semua,  kita
semua akan 
bernyanyi, tepuk-tepuk, yang pasti akan menambah
kegembiraan adik-adik semua pada hari ini. Dan tak lupa bagi adik-adik yang
bisa menjawab pertanyaan dan yang berani maju ke depan akan
diberi  hadiah. Anakku semua sudahkah menjadi anggota
perpustakaan?, pernahkah datang kesini sebelumnya?, Nah untuk itu kami
perkenalkan perpustakaan kepada adik-adik semuanya melalui kegiatan Story
Telling ini.

 

B.   
Tepuk : Anak Sholeh, Perpustakaan dan anak hebat

C.   
Pemutaran Film
Kisah Islami :
Nabi Ayub As

D.  
Tebak Bunyi
Binatang :
Kak Yani

E.   
Tebak nama
sayuran dan buah-buahan
: Kak Is dan Kak
Ros

F.   
Bercerita : kak
Is

Princess Academy Opera Dongeng :  Bussu, Putri Berhati Emas

BUSSU PUTRI
BERHATI EMAS

DAHULU kala, ada sebuah
keluarga dengan dua anak perempuan. Yang pertama adalah Putri Bussu dan yang
termuda adalah Putri Anam. Orang tua mereka adalah keluarga miskin. Sang ayah
adalah seorang petani dan ia hanya memiliki sawah kecil.



Petani sering meminta putri-putrinya untuk membantu. Sayangnya, hanya Putri
Bussu yang bersedia membantu. Ya, dia gemar membantu dan taat kepada orang
tuanya. Namun, Putri Anam sebaliknya. Dia malas dan hanya memperhatikan
penampilannya. Dia selalu ingin terlihat cantik. Bahkan, dia selalu berpikir
jika membantu ayahnya di sawah tidak akan membuatnya terlihat cantik.

        Suatu hari yang panas. Putri Bussu
membantu ayahnya di sawah. Dia sedang beristirahat di teras di depan rumah.
Hawa begitu panas. Dia berkipas untuk mendapatkan udara yang sejuk.



Tiba-tiba, angin bertiup sangat keras. Kipasnya terbawa angin. Putri Bussu
mengejarnya dan akhirnya kipas tersangkut di atas pohon. Pohon itu ada di
halaman depan tetangganya. Nama tetangga itu adalah Pak Russa

Putri
Bussu mengetuk pintu. Pak Russa bertanya apa yang terjadi. Dia Dijelaskan,



"Kipas tangan saya tertiup angin dan sekarang terjebak di atas pohon Anda.
Biasakah Anda memanjat pohon dan mengambil kipas saya?" tanya Putri Bussu
dengan sopan.



"Tentu saja, saya dapat membantumu. Tapi aku sangat lapar sekarang.
Bisakah memasak bubur ayam di dapur saya?" tanya Pak Russa.



"Jangan khawatir Pak. Saya akan memasak bubur ayam lezat untuk Anda,"
kata Putri Bussu gembira.



Ya, dia pandai memasak.



Kemudian Pak Russa memanjat pohon dan meraih kipas. Ketika ia masuk ke dalam
rumahnya, ia melihat Putri Bussu sibuk memasak. Tidak lama setelah itu, bubur
ayam disajikan.



Bubur masih pa

Gambar Pendukung